Saturday, January 31, 2009

Ketawa-Ketiwi ala NGO's - part 1

Minta Bon Kosong
Sore itu Dion bersama stafnya memborong bahan makanan dan kebutuhan lainnya untuk didistribuskan kepada korban banjir di sebuah toko grosir, setelah yakin semua barang yang diperlukan sudah terbeli, sambil menunggu pengepakan barang Dion bergegas ke pemilik toko untuk membayar.
Dion: pak berapa jumlah yang harus saya bayar untuk semua belanjaan ini?
Pemilik toko: sebentar pak saya hitung dulu
Dion; bapak hitung dulu nanti kabari saya, soalnya kami buru2, kita kan sudah kenal dan bapak tahu kantor saya, ini buat korban banjir soalnya
Pemilik toko: tentu pak Dion, kantor sampeyan kan langganan toko saya, nanti di kirim tagihannya ke kantor bapak seperti biasanya
Dion: saya pamit dulu pak dan mmm... tolong minta bon kosong buat laporan ke kantor
Pemilik toko: OMG (?)



KPK salah tangkap
sore itu team KPK menuju sebuah resto di mall, krn mendapat laporan tentang adanya pertemuan mencurigakan oknum birokrat dgn rekanan mereka

Petugas KPK: selamat sore, kami dari KPK, anda semua kami tangkap atas laporan masyarakat
Dion: pak saya bukan PNS, saya pegawai NGO's
Petugas KPK: kamu bukan PNS?, mana kartu pegawai atau identitas diri kamu
Dion: ini pak (sambil menyerahkan KTP & kartu nama)
Petugas KPK: (manggut2), temen kamu?, mana identitas diri?
Supplier: ini pak (menyerahkan KTP & kartu nama)
Petugas KPK: ooooo pantas, kalian beruntung karena kami hanya ditugaskan menangkapi penyelenggara negara yang korup




Investigasi makan Investigasi

hari itu Dion dan team auditor akan menginvestigasi dugaan fraud yg dilakukan staf Dion, mrk menemukan penyalahgunaan laporan kegiatan yg berisi pengeluaran2 mencurigakan

Auditor: selamat siang, saudara tahu knp kami panggil?
Staf: mengangguk (tertunduk lesu)
Auditor: mari kita mulai, silahkan pak Dion
Dion: saya gak nyangka kamu spt ini, kok bisa2nya?, kamu tahu kegiatan yg kamu lakukan itu program apa?
Staf: (mengangguk), saya tahu pak, utk penyuluhan tanggap bencana bagi masyarakat miskin di daerah pesisir
Abdul: lalu ini bon apa?, kok bisa ada bon hotel, bon makan di restoran, padahal di proposal kamu bilang training di kampung, dan memang di sana, lalu ini bon hotel dan makan buat pengeluaran siapa, tanggalnya beda lagi, kamu piknik sekeluarga mau ditagihin ke kantor nih?, how come?
Staf: "terdiam"
lalu pintu diketuk, datang atasan Dion, terus "beliau" berkata: maaf ganggu sebentar, boleh bicara di sini?
Dion: silahkan pak
Atasan Dion: tolong pengeluaran saya ini dimasukkan ke expense project ya pak Dion, saya lihat belum dipake semuanya, soalnya sayang kan daripada gak kepake
Dion: baik, pengeluaran apa pak?
Atasan Dion: services mobil saya, masukkin aja dibiaya maintenance kendaraan utk traning ke komunitas

Staf: (berguman dalam hati); pegawai rendah aja di investigasi, atasannya nyuruh fraud malah diiyakan aja, awas loe pada gw ungkap ke wartawan baru nyaho kalian
Dion: mmm, gimana mas, bisa kan? (sambil menoleh ke auditor)
Auditor: kalo utk boss gak masalah, asal rinci aja laporannya
Staf: gubrak!!!



Menginap di tenda
Sore itu Dion memberikan briefing kepada teamnya yang baru saja selesai bertugas di lapangan,

Dion: selamat sore semuanya!
Team: sore pak! (serempak)
Dion: kalian luar biasa karena sudah bekerja tanpa letih dan pamrih seharian penuh, padahal kalian baru saja tiba langsung turun tangan membantu masyarakat, sebentar lagi waktunya beristirahat, kami sudah menyiapkan sarana akomodasi untuk kondisi tanggap darurat ini.
Staf 1: kami menginap di mana pak?
Dion: seminggu ini kalian menginap di lokasi bencana, saya sudah bawakan tenda dan perlengkapan lainnya, 1 jam lagi kalian pasang tenda, sebentar lagi bagian logistic yang akan membagikannya untuk kalian.
Staf 2: makasih pak, saya boleh pasang tendanya dekat bapak?, jadi kalo mau berkoordinasi mudah, bagaimana pak?
Dion: gak boleh tenda kamu dekat saya, sulit nanti
Staf 2: kenapa pak?
Dion: saya kan menginap di hotel
Team : (gubrak)!!!



Lapor ke Depnaker
Sore itu Dion berkunjung ke Depnaker, dia ingin melaporkan ketidakadilan perlakuan karyawan di kantornya, ternyata kantor Depnaker siang itu sudah penuh sesak, kebanyakan yang datang adalah perwakilan serikat pekerja industri yang melaporkan masalah PHK sepihak. Setelah menunggu 2 jam akhirnya tiba giliran Dion menghadap bagian yang menangani pelaporan masalah ketenagakerjaaan.

Dion: selamat siang Pak
Staf Depnaker: siang juga, tumben Bapak sendirian tidak beramai2 seperti yang lain, dari perusahaan mana, keperluannya apa dan mau melaporkan apa?, jangan lama2 ya Pak, saya sudah capek nih, langsung to the point aja (keluh)
Dion: saya dari NGO’s saya mau…..
Staf Depnaker: mengeluhkan diskriminasi gaji, fasilitas, dan perlakuan?, atau mau mengeluhkan kerja kontrak melulu bertahun2?, atau kantornya penuh konflik dan intrik?, atau expatriatenya gak becus kerja tapi digaji mahal, atau di PHK mesti ribut sama manajemen masalah pesangon?, begitu kan yang mau saudara laporkan?
Dion: kok Bapak bisa membaca pikiran saya?, padahal saya belum bicara apa2 lho (sambil keheranan)
Staf Depnaker: saya sudah hapal jenis2 keluhan dari pegawai NGO’s yang melapor ke sini, masalahnya pasti itu2 melulu

Dion: XXX???!!!@@@%%%

------------------------------------------
Copyright by Deni Danasenjaya, 31 Januari 2009

10 comments:

Andri said...

wah...sindiran yang cukup "menampar" buat temen2 NGO nih...hehehehe...

Jamal said...

Pegawai depnaker nya udah Paham :D

awan said...

sapa hayooo... "oknum" kali ya :p

MARKET VALUE said...

Hi, really nice your post.. smile for you http://panangian.blogspot.com/:buttrock:

fuda said...

Wkwkwkwkw, emang korupsi nga ada abisnya. banyak jalan menuju psugihan eh salah. roma. wakakkakaka

wadu kang. jgn di umbar ilmuh korupnya. tar di praktekin oknum2 karyawan loh.. wakakakkakaka

salam knal kang.. hidup korupsi!!
hoyo.. salah, hidup KPK!!

Retrira said...

BWAHAHAHAHA....

kocak abis nihhhhh!!!!!

Lyla said...

hehehe... gak polisi gak KPK sering salah tangkap :D

mommy adit said...

Hebat imajinasinya!! salut lah..

Kang Deni said...

thanks all atas commentnya...
have a nice weekend yak... :)

intan.maisarah said...

hahahahhahahahaha