Tumben gak minta
Siska sore itu ditugaskan oleh Dion untuk berbelanja paket bantuan tambahan untuk korban banjir, setelah semua terbeli maka siska menemui kasir toko tersebut.
Siska: mbak tolong dipacking semua lalu dimasukkan ke dalam mobil di depan ya
Kasir: tentu mbak, maaf ini total tagihannya, ngomong2 mbak ini beli untuk apa kok banyak sekali?
Siska: untuk bantuan korban banjir, saya bekerja di NGO’s…..
Kasir : oooo, temannya pak Dion ya, beliau juga sering belanja di sini, (sambil menghitung di mesin kasir), ini totalnya mbak, ini bon asli dan ini bon kosong
Siska: (mengeluarkan uang) ini mbak, kok pake ngasih bon kosong segala buat apa?
Kasir: (kaget) tumben gak minta, temen mbak yg suka belanja di sini biasanya malah minta duluan
Siska: OMG...(!!!???)
------------------------------
Tamu Sok Borju
Sore itu Siska staff Dion menemani tamu dari kantor pusat untuk membeli oleh2 sebelum dia pulang ke negaranya.
Tamu: Dear Siska, saya dengar ada pusat grosir yang barangnya bagus2 dan murah, betul itu?, saya mau borong oleh2 untuk kawan2 di kantor pusat dan keluarga saya
Siska: betul boss, namanya Mangga Dua dan Tanah Abang
Tamu: kalo begitu mari kita ke sana sekarang
Lalu Siska, tamu dan driver kantor melaju menuju Mangga Dua untuk berbelanja, keliling2 Mangga Dua sampai pegal tak ada satupun barang yang dibeli.
Tamu: Siska, di sini barangnya jelek2 dan gak bagus, katanya pusat grosir terbesar kok begini saya kecewa, kalo yang satunya jauh lebih bagus atau sama saja?
Siska: ke Tanah Abang aja kalo begitu, mallnya masih baru jadi bisa nyaman belanja
Lalu mobil mereka menuju pusat grosir Tanah Abang yang masih gress bangunannya, mereka kembali berkeliling2 dari satu counter ke counter lainnya, tapi tetap saja tak ada baju yang cocok untuk dibeli.
Tamu: Siska, kamu bilang ini pusat grosir terbaru, terlengkap dan terbaik dibanding yang tadi, tapi sama saja dengan pasar kaget di Europe sana ini, ya sudah saya belanja di airport saja kalo begitu, mari kita pulang.
Saat keluar dari Tanah Abang, mereka melihat banyak pedagang kaki lima berjualan di depan pusat grosir Tanah Abang.
Tamu: Siska, ini pasar apa, kok ramai sekali?
Siska: itu istilah disini pedagang emperan alias PKL, barang yang dijual sebenarnya sama saja dengan yang di mall tapi jauh lebih murah harganya, mau lihat brother?
Tamu; yuk kita lihat, ini very unique market and very interesting!
Lalu mereka berhenti di pinggir jalan dan berkeliling2 melihat barang dagangan PKL, tamu Siska kemudian memborong begitu banyak pakaian di pedagang kaki lima untuk oleh2. Puas berbelanja merekapun kembali ke mobil .
Tamu: Siska, i'm very happy, its nice and great shopping!, you see?, barangnya bagus2, jahitan dan modelnya sempurna sekali, jauh lebih bagus dari yang di mall tadi
Siska nyengir (sambil ngedumel pake bahasa Jawa): perasaan barang yang dijual di mall Mangga Dua ama pusat grosir Tanah Abang sama aja dengan yang di jual disini, cuma di mall lebih mahal di PKL lebih murah, bilang aja gak mampu belanja di mall, pake sok dibilang mallnya gak mutu segala, dasar bule kere banyak lagu loe!!!
Supir: Gubrak!!!!, xixixixi, betul itu boss!! (pake bahasa Jawa juga)
----------------------------------
Copyright by Deni Danasenjaya, 2009
Categories
- Humanitarian World's (3)
- Inspiring Articles (3)
- InterMezzo (5)
- Management Concepts (2)
- Marketing Tips (3)
- Opinion (1)
- Personal Sharing (2)
- Training (8)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






4 comments:
Susah jugak kan nak memahami bahasa Melayu Indonesia....tapi whose boleh paham jugak sikit2...
memang bahasa Melayu Indonesia sudah banyak berbeda karena pengaruh banyak bahasa suku bangsa/etnis yg ada di Indonesia serta pengaruh bahasa asing spt Belanda, Arab & Inggris... belum lagi pengaruh gaya bahasa slank yang juga menggejala di sini :)
lucu kang! wakaakaaaaks (1000 x)
ini jokes or true story?
Gw gak bayangin itu kang Adun, Siska, ama Dion yg asli baca jokes ini.. mrk masih ketawa juga atau malu hati?. Gak nyangka di LSM banyak oknumnya, lagunya aja kayak pejuang kemanusiaan dan pembela hak asasi rakyat, aslinya? cuih...
Semoga kang Deni di beri ketabahan dan kekuatan utk memnjadikan LSM kembali ke misi aslinya... Tuhan bersama orang2 yg berbuat kebajikan Kang...
God Bless you..
Post a Comment